Monthly Archiv: May, 2016

Press Release: Sesi Poster I

DSC_1095

Tanggal 4 Mei 2016 kemarin Sesi Poster I telah selesai dilaksanakan. Sesi poster ini adalah program kerja departemen Informasi dan Komunikasi Gumatika IPB yang bekerja sama dengan departemen Matemetika. Apasih sesi poster itu? Sesi poster dengan nama bekennya sespos adalah sebuah “hukuman” buat mahasiswa matematika semester 7 yang sudah mengambil mata kuliah Karya Ilmiah I namun belum melakukan seminar sampai batas waktu yang ditentukan. Jadi mereka harus membuat poster yang berisikan materi tentang skripsi yang sedang mereka buat.  Kegiatan sesi poster ini diawali dengan melakukan persiapan. Persiapannya itu mulai dari ngebenerin partisi yang rusak, memberi benang ke partisinya, sama ngelapisin partisi sama kertas metalik. Ribet ya persiapannyaa.  Rangkaian acara sesi poster ini diawali dengan kuliah umum. Pembicara kuliah umumnya keren-keren lho. Kuliah umum sesi pertama diisi oleh Rebecca Johnson dan dilanjutkan dengan Drs. H. Moh Arodhi dari Klinik Pendidikan MIPA yang memberikan materi pada kuliah umum sesi kedua.

DSC_0740

Acara dilanjutkan dengan diskusi dan penilaian poster. Poster mereka dinilai oleh dosen matematika. Pada rangkaian acara penilaian poster ini tidak hanya dihadiri oleh dosen maupun mahasiswa yang bersangkutan, namun mahasiswa matematika lainnya (angkatan 50,51 maupun pascasarjana) bisa hadir dan juga dapat langsung bertanya ke mahasiswa yang mengerjakan poster tersebut. Mengikuti sesi poster ini gak ada ruginya kan? Karena di sesi poster ini kita dapat saling berbagi ilmu, berbagi cerita, dan dapet saran yang bagus-bagus dari mahasiswa yang mengerjakan poster tersebut. Bukan cuma dari mahasiswanya tapi dari dosennya juga.

DSC_0902

DSC_0927

DSC_1106

Share/Bookmark

Math Story: Holmes dan Kopi

Pernahkah kamu dengar nama Sherlock Holmes ? Sherlock Holmes adalah tokoh detektif fiksi yang diciptakan Sir Arthur Conan Doyle. Sherlock adalah salah satu tokoh yang saya kagumi. Sherlock Holmes adalah seseorang detektif yang hampir sempurna karena dia memiliki otak yang cerdas, mata yang tajam, kemampuan berkelahi, dan kehebatan lainnya. Mungkin kekurangannya hanya satu, pecandu obat terlarang. Menurut saya seorang ilmuwan dan detektif memiliki beberapa kesamaan. Sherlock selalu memutuskan sesuatu berdasarkan data yang ada, dalam kasus ‘Scandal in Bohemia’, Sherlock pernah berkata “Salah besar mengajukan teori tanpa mempunyai data. Secara tak sadar, kita akan mengubah fakta agar cocok dengan teori, dan bukannya teori yang seharusnya disesuaikan dengan fakta”. Selain itu Sherlock juga menggunakan metode reductio ad absurdum untuk mendapatkan suatu kesimpulan, dalam kasus ‘The Blanched Soldier’, Sherlock berkata “…setelah saya menyingkirkan semua kemungkinan yang tak masuk akal, maka yang masih tersisa, itulah hal yang benar”.    Hal penting lain yang membuat Sherlock seperti seorang ilmuwan adalah ketelitiannya dalam mengamati segala sesuatu yang ada di sekitarnya. Sherlock bisa mengetahui pekerjaan, kondisi keuangan, bahkan kondisi rumah tangga seseorang hanya berdasarkan pengamatan dari detail-detail kecil. Seringkali Sherlock mendahului polisi dalam memecahkan kasus karena Sherlock memerhatikan hal-hal kecil yang dianggap remeh oleh orang lain. Dalam sains pun banyak penelitian besar yang berasal dari pengamatan hal-hal yang dianggap remeh oleh orang lain. Ada suatu karya ilmiah berjudul “Capillary Flow as the Cause of Rings Stains from Dried Liquid Drops” yang membahas penyebab air kopi yang mengering membentuk lingkaran yang berwarna lebih pekat di bagian luarnya. Penulisnya menjelaskan bahwa bagian dari noda kopi memiliki tingkat penguapan yang berbeda. Sehingga pola tersebut terbentuk karena serbuk kopi di bagian tengah terdorong arus aliran dalam air kopi ke bagian pinggir. Aliran tersebut muncul karena penguapan paling cepat terjadi di pinggir.    Paper tersebut adalah sebuah paper yang pendek (sekitar 3 halaman) dan padat mengenai topik yang sederhana. Tetapi paper itu terbit di jurnal sains top di Amerika dan ditulis oleh peneliti dari University of Chicago, salah satu universitas top di dunia. Selain itu paper mengenai noda kopi ini telah dirujuk oleh ribuan karya tulis lain. Dari sini kita dapat mengetahui bahwa seorang ilmuwan dan detektif tidak hanya harus pintar dalam memecahkan masalah tetapi juga harus memiliki pengamatan yang tajam. Noda kopi yang menurut kita hanya hal yang biasa dan remeh, tetapi bagi para ilmuwan hal ini adalah sesuatu  berharga. Bahkan dari setetes noda kopi kita bisa mempelajari aliran kapilaritas, sifat penguapan cairan, dan banyak hal lain.

Created by: Rian Kurnia

Sumber: Susanto, Hadi. 2015. Tuhan Pasti Ahli Matematika. Yogyakarta: PT Bentang Pustaka Sir Arthur Conan Doyle. 2003. Sherlock Holmes: The Complete Novels and Stories. US: Bantam Books

Press Release: TNT 2

1460809309694

Training and Talkshow (TNT) kembali dilaksanakan. Sedikit berbeda dengan TNT 1, TNT kali ini mengangkat topik Pelatihan Microsoft Excel Part II dan Marketing Research Intelligence. Pelatihan telah dilaksanakan pada 23 April 2016 di dua tempat yakni Laboratorium Matematika dan RK Fisika 3.02. penggunaan dua ruangan bukan tanpa alasan, ini karena pelatihan membutuhkan perangkat computer dalam pelaksanaannya. Sehingga peserta benar-benar mempraktikkan apa yang diajarkan oleh Trainer.  Kemampuan public speaking pembicara membuat peserta antusias mengikuti training ini. Pembicaranya merupakan alumni Matematika yang sudah sangat expert di bidangnya profesinya, yakni Yoanita Shinta Devi, Irsyad Ramli dan Rizky Eka Yulando. Sesi pertama merupakan lanjutan dari pelatihan TNT 1 yang diadakan pada bulan Maret lalu. Sedangkan pelatihan sesi kedua membawa topik yang baru yakni tentang Marketing Research Intelligence. Sesi ini diawali dengan kuliah umum, selanjutnya setelah ishoma peserta mengikuti sesi workshop. Tidak sedikit yang aktif bertanya kepada pembicara. Pada akhir sesi, peserta diminta mempresentasikan hasil diskusi kelompok tentang topik yang telah dibahas. Dana yang dikeluarkan untuk acara Pelatihan Microsoft Excel Part II dan Marketing Research Intelligence ini kurang dari anggaran (surplus). Secara umum, Pelatihan Microsoft Excel Part II dan Marketing Research Intelligence  ini berjalan dengan sukses. Namun harapannya untuk TNT selanjutnya peserta semakin bertambah dan TNT semakin meriah.

IMG-20160423-WA0007

IMG-20160423-WA0003

IMG-20160423-WA0002